PADA CAHAYA LILIN


Oleh: Agust G Thuru

Malam gemuruh nafas di kaki gantang
Pada Cahaya Lilin membungkus jiwaku
Wajah-Mu terlukis penuh bercak darah
Dan luka sobekan oleh cemetih keculasan
Senyum-Mu menembus luka-lukaku

 

Engkau mengulurkan tangan untuk membasuhku
Bersabda: Tahirlah!
Desah nafas-Mu adalah Roh yang tercurah dari langit surgawi
Dan pada cahaya lilin aku menangkap derita-Mu
Ada catatan: Pengorbanan untukmu!
Dari tetes-tetes darah yang menyembuhkan

 

Malam menikam seribu rasa dosa
Balada hidup yang belum sampai ke tepi
Aku menaruh jiwaku pada cahaya kekudusan-Mu
Dan berserah: Ini aku hapuskan dosaku!
Pada cahaya lilin ada potret wajah-Mu
Yang penuh pengampunan

Denpasar, Malam sebelum 29 Maret 2019.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU