MULUT DAN HATI

Tuhan, suara-Mu hari minggu ini
Sungguh membuat merinding
Yang Engkau ucapkan dua ribu tahun lalu
Hari ini masih menjadi tanda jaman
Suara-Mu sungguh menyata
Di tengah dunia
Yang dikotori dengan kebohongan
Dan kemunafikan 

 

Engkau katakan:
Yang diucapkan mulut meluap dari hati
Itu kenyataan di jaman-Mu
Dan belum selesai di jamanku
Kami telah membangun ketidakadaban
Menggunakan mulut yang Engkau titipkan
Untuk saling menghujat
Saling merendahkan harkat dan martabat

 

Tuhan ya Tuhan....
Engkau beri kami sekeping mulut
Dan karuniakan kami sebuah hati
Untuk tujuan luhur
Mewartakan kabar baik kepada dunia
Agar menebarkan kata-kata cinta
Untuk mengalirkan belaskasih
Dan menjadi mata air yang segar
Guna saling melepaskan dahaga

 

Namun Engkau sendiri telah melihat
Bagaimana beribu mulut latah
Menjadi mata pisau yang tajam
Melahirkan kata-kata saling mengiris hati
Saling pandang penuh cemooh
Saling pagut penuh permusuhan
Saling jilat menjilat dahak ketakramahan

 

Tuhan, ya Tuhan....
Firman-Mu hari ini
Menyata di negeri kami
Yang sedang eforia oleh sebuah pesta
Untuk membangun keadaban demokrasi
Tetapi Engkau twlah melihatnya
Ujaran kebencian bertebaran
Mereka tahu yang diujarkan
Itu meluap dari hati
Tuhan, tobatkan kami.

Gereja YGYB UBUNG, 3 Maret 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU