ANGIN



Oleh Agust G Thuru

 

Terus berhembus menyibak daun-daun kemunafikan
Agar meranggas dan masuk ke liang lahat
Terkubur abadi pada sepanjang waktunya
Lalu pohon damai kekal selamanya

Biarkan angin menyapu bersih
Daun-daun yang layu tak berguna
Agar dengan kuasa alam
Terpisahkan dari keindahan
Sebab yang sudah kotor menjijikkan

Biarkan angin bertiup dari segala penjuru
Mencabut akar benalu yang hanya menumpang hidup
Mengisap sari pada pohon buah kebenaran
Agar tidak ada kemandulan

 

Biarkan angin yang menyejukkan
Kumpulan hidup yang tiada lelah mengabdi
Meski selalu berhadapan dengan para laskar
Yang selalu teriak perang melawan kebenaran

 

Angin
Berhembuslah terus
Terbangkan kemunafikan ke liang kematian
Agar yang tertinggal adalah pesona
Dan kedamaian kekal abadi

Denpasar, 27 Maret 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU