TIDURLAH DI LUKA LAMBUNG-NYA


Oleh: Agust G Thuru

Liang lahat telah kami timbun
Tempat kamu berbaring abadi
Pusara telah menjadi bukit kecil
Tempat kamu tidur kekal
Menanti hari terakhir
Untuk bangkit bersama-Nya

 

Ceceran darah kamu di Gereja itu
Telah mengering dalam kebisuan
Tapi sejarah sudah mencatat
Detik-detik kamu meregang nyawa
Ketika ledakan bom pemusnah
Tak mungkin kamu tangkal
Dengan daya kemanusiaanmu

 

Untaian doa di detik terakhir
Adalah air pembaptisan yang membasuhmu
Menghapus segala dosa dan kelemahanmu
Dan Tuhan yang kamu sembah di Minggu Paskah
Menjemput kamu semua
Dan menjadikan luka lambung-Nya
Tempat berdiammu yang penuh kedamaian

 

Tidurlah saudara-saudariku
Tidurlah dalam Timangan Tuhanmu
Biarkan kami menutup liang lahatmu
Agar daging dan tulang belulangmu
Kembali menyatu dengan bumi negerimu
Tanah air Srilanka yang engkau cintai
Dan pada gundukan pusaramu
Kami tancapkan salib kemenangan

 

Tidurlah abadi
Di luka lambung-Nya
Luka lambung Tuhanmu dan Tuhanku
Dari sana berdoalah untuk pertobatan dunia
Agar menjadi tempat berdiam penuh berkat

Denpasar, 24 April 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU