AKU DAN SENJA


Oleh: Agust G Thuru

Aku menatap senja yang terus menebar senyum sambil melantunkan melodi
Tentang saatnya semakin mendekat bagiku untuk pulang
Waktu yang terus mengalir dan pasti sampai pada muara
Dan ia ingatkan padaku: Berserahlah!

 

Bukan takdir yang mau atau tidak harus menjalaninya
Sebab hukum alam sudah dirancang dan aku tak mungkin mengelak
Selain harus menyongsong dan membiarkan kami berpelukan

 

Aku dan Senja adalah kehidupan dan gerbang yang mesti dilewati
Agar terus menyusuri jalan berliku menuju tempat matahari terbenam
Lalu senja akan kembali lagi dan aku berdiam di keabadian selamanya

Ketewel 4 April 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU