TAK AKAN ROBOH


Oleh: Agust G Thuru

Seribu mulut menjadi sembilu
Lalu saling mengiris dan melukai
Luka ini terasa ngilu
Meneteskan air mata
Menitikkan keringat lelah

 

Ada yang tertawa sampai mabuk
Menari meliuk di sangkar sempit
Menepuk dada: Aku pahlawan!
Dan mengaku negarawan
Dalam ikatan temali kepalsuan

 

Doa-doa dan sumpah serapah
Beralaskan kitab Kudus
Mengundang Tuhan
Untuk menenggak anggur kecurangan
Agar ikut menjadi pemabuk

 

Sungguh aneh pesta ini
Telah hilang jalan waras
Sedang yang waras terus berdoa
Agar fundasi nurani bangsa
Tak akan roboh oleh kebodohan

Denpasar, 29 April 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU