ENGKAU DAN AKU

Oleh: Agust G Thuru
(Untuk sahabatku: Drs. Made Suantina,M.Si)

Malam gerimis ini jatuh dari langit
Terhempas di latar pulau kita
Kawan, gumpal duka terobos menikam pada sukma
Menghela nafas perpisahan abadi
Antara engkau dan aku

 

Senyummu masih tertinggal
Tetap tertanam di liang sanubariku
Bianglala nuranimu yang pernah kutimba
Mungkin tak akan pernah terhapus
Telah menjadi warisan untuk dikenang terus

 

Jika malam ini engkau pulang
Semua kebersamaan kita tetap tinggal
Dan sumur tempat kami menimba air kebijaksanaan
Telah engkau bawa terbang ke nirwana
Seribu jiwa akan merindumu saat musim kemarau

 

Pergilah sahabatku
Terbanglah sampai ke pelukan Dewa
Tangan Sang Hyang Widhi telah terentang
Menyambutmu dalam kemewahan surga
Tempat kekal dan abadi

Denpasar, 14 April 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU