PEREMPUAN DI KAMPUNG SUNYI

Oleh: Agust G Thuru

Untuk perempuan yang tetap setia
Pada dekap sunyi kampung leluhur
Tak menghitung waktu yang terus berlari
Setia mengumpulkan helai ilalang yang gugur
Dari atap rumah adat yang terus menua

 

Angin menyapu halaman kampung
Helai demi helai ilalang terbang
Atap rumah adat tersobek jaman
Dan perempuan berdoa bersama arwah leluhurnya
Menunggu para lelaki pulang dari rantau

 

Perempuan di kampung sunyi
Mendekap malam tanpa cahaya
Menunggu bulan terang mencumbunya
Dan ia duduk di kuburan leluhur
Menginang sambil nenyandungkan rindu
Kekasih yang masih di seberang lautan
Tak tentu kapan akan pulang

 

Perempuan menulis harapan pada hatinya
Pulanglah lelaki pewaris tahta leluhur
Sebab sudah lama janji upacara telah diucapkan
Dan leluhur menanti kapan mereka hadir
Pada malam perjamuan

Denpasar, 12 April 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU