PADA SENYAP

Pada Senyap
Oleh: Agust G Thuru

Pada senyap bulan diam
Tak ada tarian di kertas putih
Menari meliukkan tubuh
Melahirkan bulir birahi berpantun
Mewarna jagat imajinasi
Mungkinkah napas sudah berhenti
Berpacu di arena pertarungan?

Jari-jari yang kaku
Harus belajar lagi menghafal aksara
Jiwa yang pulas dalam dekap waktu
Harus dibangunkan dengan cermat
Sejenak diam pada tepi permenungan
Untuk menangkap lagi detak rasa
Dan mengasahnya menjadi pena tajam

Pada senyap jiwa
Menimba butir-butir kata
Yang terus berguguran dari langit
Menyusunnya menjadi segumpal hati
Agar bila tak ada yang bisa dibagikan
Kata menjadi harta termahal
Untuk diwariskan

Denpasar, 26 Juli 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU