Di Kaki-Mu Tuhanku


Oleh; Agust G Thuru

Di kaki-Mu luka meniriskan darah korban
Tiada henti pada setiap jaman
Sebab tangan yang memegang palu
Menancapkan paku pada kaki-Mu
Kini masih berkeliaran
Bahkan berseru: Tuhan ya Tuhan!
Lalu mereka pun membunuh

Kejahatan adalah bau bangkai
Yang meracun peradaban
Sebab nyawa telah digadaikan
Untuk memuaskan dahaga
Bagi mereka yang terus berpesta
Dengan minuman darah
Sebagai pengganti anggur

Di kaki-Mu luka meniris darah penyelamat
Terus mengalir setiap rentang jaman
Tiada berhenti meski bumi kemarau
Sebab darah-Mu mengalir pasti
Pada jiwa-jiwa yang setia
Memeluk dunia yang penuh luka
Dan tiada berhenti untuk menyembuhkan
Karena Engkau tak berhenti bekerja

Tuhan ya Tuhan!
Kubasuh wajah dalam tirisan darah-Mu
Membenam tubuh dalam liang luka-Mu
Meletakkan jiwa pada luka lambung-Mu
Sebab aku tahu hanya pada-Mu
Kutimba air penghapusan dosa
Dan pada luka-Mu darah keselamatan
Tak pernah berhenti dibagikan

Di kaki-Mu aku rebah
Bersimpuh dalam noda dosa
Berserah diri untuk sebuah metanoia
Dan selalu berharap ujung jari-Mu
Telusup dalam seluruh bilurku
Dan aku Engkau sembuhkan
Di kaki-Mu aku tahu
Pengampunan itu tak pernah berakhir

Denpasar, 11 Juli 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU