DOA UNTUK TANAH AIR

Oleh: Agust G Thuru


Tuhan yang penuh kasih
Bangsa kami Indonesia
Telah menunaikan kewajiban
Memilih para wakil yang tangguh
Untuk menyuarakan “suara kami”
Menyuarakan suara politik kami
Di tingkat kabupaten dan kota
Di tingkat provinsi dan Indonesia

 

Kami mohon pada-Mu
Jadikan mereka penebar semangat
Yang menyatukan dan mendamaikan
Yang adil dan penuh toleransi
Menjadi penyejuk di mana ada konflik
Penengah di tengah pertentangan
Penghubung di kala ada jalan buntu
Dan mampu berdiri di semua kelompok
Menjadi sosok yang pantas diteladani

 

Kami mohon pada-Mu ya Tuhan
Tiuplah api Roh Kudus-Mu
Ke dalam hati dan jiwa raga mereka
Agar hati dan pikiran mereka
Menjadi tahta berdiamnya kebaikan
Sehingga mereka mampu arif
Menolak ajakan berbuat kejahatan
Terutama kejahatan memperkaya diri
Melalui tindakan koruspi

 

Tuhan Engkau tahu
Bahwa kami telah berhasil
Memilih presiden dan wakil presiden
Untuk memimpin negeri kami
Menuntun kami lima tahun ke depan
Mereka bukan dewa yang tak bercela
Mereka tetap manusia yang lemah
Mereka bisa jatuh dalam cobaan

 

Maka kami mohon kepada-Mu
Tiuplah api Roh Kudus-Mu
Ke dalam jiwa dan raga mereka
Agar seluruh tindakkan hariannya
Sungguh dijiwai oleh Roh Kudus-Mu
Dan segala tutur kata mereka
Memancarkan wajah keadaban
Sehingga semua anak bangsa
Dapat merasakan keadilan
Dalam berbangsa dan bernegara

 

Kuatkan pemimpin kami
Baik secara fisik maupun rohani
Agar mereka mampu memberi diri
Bagi kepentingan bangsa dan negara
Dan melayani rakyat dengan tulus
Jadikan mereka batu karang
Yang tak goyah oleh godaan
Dan tak terjerumus di jalan sesat
Jadikan mereka obor penyuluh
Yang menghalau kegelapan
Di negeri kami tercinta ini

 

Tuhan kami percaya
Engkau memberkati negeri kami
Agar menjadi tempat tinggal
Penuh damai dalam keragaman
Lawatlah setiap saat
Di tanah air kami tercinta ini
Sebab di tanah ini nama-Mu dimuliakan
Dan kami percaya sepenuhnya
Engkaulah pemimpin utama negeri kami
Bersemayamlah di negeri kami ini
Selamanya kekal abadi.***

agust g thuru
Denpasar, 25 Mei 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUATU PAGI DI CORNELIUS

SENJA DI KALI MADIUN

DOA MENJELANG PEMILU