Postingan

HARI INI SUARAKU BERHARGA

#edisi140224 Hari ini suaraku berharga  Suara rakyat jelata Suara yang terus bersuara Di ruang yang masih berjuang Mewujudkan keadilan Hari ini suaraku mahal Diperebutkan membangun jembatan Agar engkau mulus melangkah Menuju puncak kekuasaan Katamu  demi rakyat jelata Hari ini suaraku sakral Setelah menjadi topik perdebatan Di ruang diskusi Di panggung kampanye Katanya untuk kesejahteraan  Hari ini suara-suara jelata Berharga bagi pencari kekuasaan Agar mendapat legitimasi Membawa kemakmuran bangsa Meski nasib jelata belum juga  berubah Hari ini berjuta jelata memilih Seperti lima tahun lalu Saat itu mereka jelata Hari ini mereka tetap jelata Nasib yang tak berubah Hari ini suara jelata menggugat Untuk mendapat pengakuan Dengan menghormati suaranya Jika kau menang di pertarungan Gunakan secara bermartabat Suara jelata menggugat Jangan tergiur rayuan setan Menggarong hak para jelata Merendahkan martabatmu Dengan tindak korupsi memalukan Suara berjuta jelata Telah dibe...

ESOK ITU

 #edisi130224 Esok itu hari yang ditunggu Meretas jalan ke meja perjamuan Meski baru sebatas janji-janji Hanya ada daftar menu Dan aromanya mengundang selera Esok itu hari yang ditunggu Hanya untuk memilih Menu yang ditawarkan Mau memilih yang mana Tentu sesuai dengan selera Esok itu hari ke undangan Untuk merayakan pesta Tanpa jamuan makan siang Sebab semua hanya ditawarkan  Janji-janji dan belum tentu ditepati Esok itu hari penuh  kesempatan Merapat  ke undangan itu Untuk ikut meriahkan pesta Tak ada pengantin di pelaminan Para pengantin adalah sejumlah nama Esok itu  waktu pun tersedia Untuk menentukan pilihan Setelah meneguk anggur perjanjian Di bilik kecil dan sendiri Bebas tanpa boleh diintimidasi Denpasar, 13.02.2024
  PUISI-PUISI SEPTEMBER 2020   Kemenangan Sejati   Bertarunglah Tanpa perlu menggali lubang Untuk saling menguburkan martabat Karena setiap pertarungan Ada saatnya untuk jedah   Jika kau pasang perangkap Dan tidak berhasil menjebak Orang akan mengingat   wajahmu Kau akan ditertawakan Ketika kau terpaksa menjadi munafik   Bertarunglah tanpa berperang Sebab kemenangan sejati Sudah ada yang menentukan Dan tertulis di setiap sudut hati Siapapun tak mampu menghapusnya   Jika kau mengacungkan belati Sambil berteriak: Bunuh! Pintu penjara sedang dikuakkan Kereta   siap mengantarmu Ke kehidupan tanpa kebebasan   Bertarunglah tanpa pedang Tanpa sumpah serapah Dan tanpa kata laknat Kau akan dikenang Dan didoakan   Denpasar,   10 09 2020   Guru   Berhentilah menjadi guru Jika yang engkau ajarkan Adalah ayat-ayat kebencian Sebab dunia perlu pencerahan D...